Apa yang dulu hanya mungkin di film fiksi ilmiah, kini resmi menjadi kenyataan. Neuralink, perusahaan milik Elon Musk, telah mengumumkan bahwa chip otak buatannya telah ditanam di 10 orang pertama secara klinis.
Apa Itu Implan Otak Dari Proyek Ini
Perangkat neuroteknologi tersebut yakni suatu alat yang diimplan secara fisik jaringan otak untuk menerjemahkan impuls elektrik dan mentransfernya ke komputer. Tujuan utamanya ialah menolong fungsi tubuh pada pasien yang kehilangan mobilitas. Namun ke depannya, fitur neurochip ini berpotensi untuk meningkatkan kemampuan berpikir bahkan memungkinkan menuju koneksi antara manusia dan mesin.
Siapa Subjek Awal Yang Ditanami Chip
Menurut siaran pers perusahaan tersebut, ada 10 pasien yang dijadikan subjek uji klinis neurochip. Mayoritas adalah pasien dengan kelumpuhan, yang berharap besar melalui chip ini dapat membantu mereka bergerak kembali. Salah satu bahkan bisa mengoperasikan mouse dengan pikirannya, kurang dari seminggu setelah operasi.
Cara Mekanisme Chip Ini
Chip ini sekecil koin, tetapi mengandung lebih dari 1.000 sinyal sensor yang tertanam ke permukaan korteks otak. Sensor ini merekam aktivitas neuron yang kemudian diubah ke chip utama. Langkah berikutnya, data akan ditransfer ke perangkat digital melalui Bluetooth. Output-nya, pengguna dapat mengontrol sistem hanya lewat otak.
Fungsi Potensial Yang Dimungkinkan Melalui Implan Otak
Tujuan awal chip ini yakni membantu pasien lumpuh. Namun, sang pendiri mengatakan bahwa neurochip ini kelak berpotensi menyimpan memori. Beberapa potensi, teknologi ini bisa digunakan untuk gangguan otak, menyambungkan otak ke AI, hingga mengunggah kesadaran ke cloud. Teknologi semacam ini secara langsung mengguncang batasan teknologi yang selama ini ada.
Tanggapan Publik Tentang Chip Otak Ini
Meski banyak yang antusias, chip otak ini mengundang pro dan kontra. Sebagian pihak mengkritisi keamanan sinyal otak. Mungkinkah chip ini diretas? Itu membuka diskusi luas. Tetapi, menurut para ilmuwan, ini merupakan bukti nyata menuju masa depan manusia.
Penutup
Dari teori jadi kenyataan, implan canggih ini telah ditanamkan ke manusia. Terobosan luar biasa ini menggambarkan masa depan penggabungan otak dan komputer. Ingin tahu lebih jauh? Yuk ikuti terus update-nya!
