Pernahkah kamu merasa was-was ketika menggunakan Wi-Fi umum di kafe, bandara, atau hotel? Meski gratis dan praktis, jaringan Wi-Fi publik sering jadi incaran para peretas untuk mencuri data pribadi.
Kenapa Jaringan Gratis Sangat Berisiko
Hampir semua orang kurang menyadari bahwa hotspot publik kerap jadi target peretas. Ketika kamu connect ke jaringan gratis ini, informasi personal bisa terbaca sama pihak tak dikenal. Contohnya, kata sandi email atau data perbankan bisa dicuri. Hal ini yang menyebabkan pakar cyber selalu memperingatkan supaya waspada.
Langkah Lindungi Data Pribadi Pada Jaringan Gratis
Simak sejumlah langkah ampuh untuk melindungi HP kamu ketika tersambung pada Wi-Fi umum:
Aktifkan VPN
Virtual Private Network merupakan solusi paling aman bagi melindungi aktivitas online pengguna. Lewat VPN, data akan terjaga sehingga sulit disadap.
Tutup Koneksi Otomatis
Sebagian besar HP otomatis connect pada Wi-Fi publik. Nonaktifkan fitur ini untuk mengurangi bahaya koneksi tidak ada kontrol.
Manfaatkan Hotspot Pribadi
Jika bisa, pakai kuota data sendiri atau tethering sendiri. Langkah ini jauh secure dibanding jaringan gratis.
Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA)
Menggunakan verifikasi ganda, walau kata sandi tersebar, akun kamu tetap terlindungi.
Saran Tambahan Agar Lebih Terproteksi
Di luar empat cara utama di atas, ada sejumlah trik tambahan: Selalu logout dari account setelah digunakan. Hindari buka situs perbankan dan transaksi sensitif pada jaringan publik. Update apps dan OS secara teratur agar memperbaiki kerentanan security.
Kesimpulan
Memakai hotspot publik tentu mudah, tapi juga bahaya. Dengan beberapa cara ini, pengguna bisa menjaga data pribadi jauh lebih aman. Ingat, industri teknologi senantiasa berubah, maka kewaspadaan merupakan kunci bagi mencegah risiko siber.
